KFSchool - Powered by KFSemarang
 

FORM LOGIN


Password

Home > Lihat Daftar Artikel
 
Foto-foto yang memenuhi kriteria pada ajang Salon Foto Indonesia
Ditulis oleh Wahyu Setyo, WS - Status: Published
Kamis, 05 Mar 2015

Foto-foto yang memenuhi kriteria pada ajang Salon Foto Indonesia :

Banyak diantara teman-teman penggemar Fotografi yang saat ini masih asing dengan  apa yang dimaksudkan dalam sebuah foto yang dapat dimasukan pada sebuah event Salon Foto, terutama Salon Foto Indonesia yang diadakan setiap tahun sekali dan dikoordinir oleh Federasi Perkumpulan Senifoto Indonesia.

Pada Event Salon Foto Indonesia tersebut biasanya terdiri dari beberapa kategori, 2 kategori utama yang rutin ada pada tiap Salon Foto Indonesia yaitu Kategori Cetak Monochrome/BW dan juga Kategori Cetak Warna, disamping itu ada juga 2 kategori lain yang sekarang disebut Softcopy
Thema yang diterapkan pada kategori Soft copy inipun beragam, dari thema Jurnalistik, Nature, Travel dan juga Olah Digital, dan untuk tahun 2015 ini sesuai rencana akan digelar kategori Travel dan Fashion.

Foto Salon sebenarnya adalah foto yang disajikan oleh si pembuat foto dengan mengutamakan keindahan foto, disini ada unsur seni yang diekspos pada foto yang ditampilkan tersebut, dan karena yang diutamakan  adalah keindahan gambar, maka fotografer salon tidak asal memotret;  Mereka mempersiapkan secara khusus ide dan juga mengatur apa-apa yang akan difoto sebagus mungkin, baik dari sisi pencahayaan, angle atau juga sudut pemotretan, dan juga momen saat foto tersebut dieksekusi.

Kemampuan teknis adalah syarat utama dalam foto salon, termasuk juga tehnis penyajian didalam mencetak foto yang akan ditampilkan

Biasanya sebelum berburu foto para fotografer salon melakukan riset tentang kapan waktu atau musim yang tepat, lalu apa saja objek foto yang akan ditampilkan, dan alat apa yang diperlukan, dan banyak hal lain

 Unsur Seni :

Foto Salon sendiri awalnya dimulai dari Pictorial Photography, fotografi yang menampilkan keindahan, dan tampilannya banyak dipengaruhi oleh konsep penyajian lukisan landscape. Di beberapa Negara di Asia timur banyak terpengaruh oleh sajian ala  Chinese Painting style dalam penyajian foto, pada perkembangan waktu belakangan ini Foto Salon berkembang lebih lanjut meluas dan mengekspos banyak hal, mengutamakan tampilan baik mengenai sisi manusia, satwa, dan juga lingkungan hidupnya, tapi kesemuanya itu tetap dikemas dalam suatu bentuk tampilan yang indah untuk dilihat.


Ide dan Konsep :

Ide penyajian foto Salon sebenarnya tidak lepas dari kehidupan sehari hari juga, hanya disini di konsep secara lebih terperinci dengan mengusahakan semaksimal mungkin dapat menyerap sisi keindahan tampilan suatu foto.
Ada kalanya ide ini muncul sesuai dengan kondisi setempat dimana foto tersebut dibuat, misal saat mengunjungi rumah adat suatu Suku di Indonesia, biasa dikonsep dengan menata penghuni rumah tersebut pada posisi yang diinginkan si fotografer dan diambil dengan mencari sudut pandang terbaik untuk menyajikan rumah adat tersebut termasuk penghuninya.

Pada Foto Salon yang pemotretannya  dilakukan di Studio prinsipnya tetaplah sama, si fotografer banyak menata dan memposisikan Objek Foto apa yang akan diabadikan sehingga penampilan foto yang dihasilkan dapat semaksimal mungkin.

 

Faktor Tehnis :

Untuk dapat menghasilkan suatu foto salon yang bagus, tentunya selain unsur selera seni si Fotografer dan konsep yang dirancang oleh si Fotografer juga harus ditunjang dengan penyajian tehnis yang bagus pula, baik didalam pengkomposisian, pencahayaan, pengambilan sudut pandang maupun moment yang pas pada saat eksekusi, termasuk juga saat penyajian yaitu proses cetak untuk kategori cetak dan juga unsur edithing.

Komposisi yang bagus amat berperan penting, disamping itu factor pencahayaan juga amat berpengaruh untuk menyajikan suatu foto yang indah dan berdimensi bahkan kadang mampu mendramatisir moment yang ada pada saat itu.
Pengambilan Angle/sudut pandang yang tepat akan sangat membantu membuat tampilan foto yang bagus.
Dan factor moment yang tepat juga besar perannya dalam menghasilkan suatu foto yang bercerita maupun indah.

Pembuatan edithing digital yang membuat penyajian foto tidak natural seringkali membuat tampilan foto yang akan disajikan menjadi buruk, seperti saturasi warna yang terlalu banyak, lalu warna yang melenceng dari warna yang sesungguhnya.
Unsur momen saat eksekusi juga sangat berpengaruh pada sebuah foto Salon, apalagi apabila dalam saat foto di eksekusi hasil fotonya mampu menampilkan sisi ekspresi yang dramatis, ataupun posisi Objek Foto yang bagus akan sangat mengangkat nilai sebuah Foto Salon

 

Isi Foto :

Untuk kategori Kreatif Digital yang pernah beberapa kali diselenggarakan pada Event Salon Foto Indonesia menunjukan bahwa kemampuan fotografer melakukan olah digital secara kreatif dengan menggabungkan beberapa objek foto didalam sebuah foto sangat berperan penting.

Untuk kategori jurnalistik biasanya lebih dinilai dari nilai cerita dari sebuah foto, kemampuan seorang fotografer untuk mengabadikan sebuah moment yang bercerita amat berperan penting, apalagi bila foto tersebut mampu mengabadikan suatu moment yang tergolong langka.

Untuk kategori Travel umumnya yang disajikan keindahan suatu daerah tertentu yang di ekspos secara menarik, dan bisa pula mengabadikan unsur budaya di suatu tempat ataupun juga kegiatan penduduk di suatu daerah, pengemasannya lebih menitik beratkan penampilan ataupun cirri khas yang menonjol dari daerah yang diabadikan.

Untuk kategori Fashion yang rencananya tahun ini dimasukan dalam SFI 2015 tentunya diharapkan suatu foto penyajian fashion yang dikemas secara menarik dan menonjolkan cirri fashion tersebut.

Belakangan ini di beberapa Negara banyak diselenggarakan Salon Foto untuk kategori nature, dimana si fotografer menampilan suatu foto yang diabadikan dengan mengekspos objek yang berada di alam bebas dengan variant yang sangat luas, mulai dari landscape, flora, funa bahkan hingga macro shot maupun under water photography, foto yang memiliki content seperti ini kadang mampu menembus pada Kategori umum yang ada terutama Kategori  Cetak warna

 

Golden Moment :

Sudah menjadi pakem diantara para fotografer untuk membuat suatu foto pada saat Golden Moment, yaitu pada jam dimana posisi sinar matahari belum terlalu tinggi/sudah turun, dalam p[erkembangan fotografi saat ini sepertinya variant moment yang dipilih lebih bervariasi, karena ada juga foto yang dibuat diluar saat Golden Moment tersebut dapat mampu tampil bagus menyelip diantara foto-foto yang menggunakan Pekem Golden Moment tersebut, misalnya foto landscape wisata, padasaat yang diluar Golden Moment tetap mampu tampil dengan menarik.
Begitu pula untuk Kategori jurnalis, unsure pakem tersebut tidak sepenting unsure moment dramatis yang mampu ditangkap dalam sebuah foto Jurnalisme.

 

Mata Juri :

Semua foto yang diikut sertakan dalam sebuah Salon Foto biasanya memiliki bobot yang berimbang dan mampu mengadaptasi semua factor yang diutarakan dibagian atas artikel ini.
Bila foto tersebut berhasil lolos seleksi yang dilakukan Para Juri biasanya memang foto tersebut sudah memiliki bobot yang baik, namun factor selera dari tiap Juri Salon Foto amat beragam dan kadang suatu foto yang tidak lolos bukan secara langsung lalu disebut sebuah foto yang buruk, kadang di event Salon Foto yang lain foto tersebut mendapatkan perhatian dari Juri yang lain.

 

Mudah-mudahan artikel ini bias memberikan sedikit gambaran dari apa yang selama ini telah berlaku di event Salon Foto, beberapa buah foto dibawah ini sebagai input yang menunjukan bahwa seperti inilah foto yang pernah lolos di suatu Event Salon Foto dan itu pada event Salon Foto Indonesia, bahkan diantara foto tersebut ada yang meraih Medali Emas dan Medali Perak.
Ada 5 fotografer anggota KFSemarang yang fotonya dicantumkan dalam ilustrasi dibawah, yaitu Stephanus Hannie, Joko Nuswantoro, Lim Winasdy Liman, Randy Prananta dan foto milik saya.

Selamat mempersiapkan karya anda dan mari kita sukseskan salon Foto Indonesia 2015 yang akan diselenggarakan di Semarang bulan Oktober yang akan dating, dan masih cukup waktu untuk mempersiapkan materi foto yang akan diikut sertakan.

Salam Fotografi dari Komunitas Fotografer Semarang
Kristianto Gunawan Tedjapawitra